Azas Black: Konsep dan Aplikasinya

Add Comment
Salah satu konsep yang paling menarik dalam fisika, yaitu mengenai azas Black. Bagaimana tidak, konsep ini menjelaskan bagaimana pelepasan dan penyerapan kalor terjadi ketika ada interaksi termal dua benda atau lebih terjadi. Sebagai contoh, dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita menemui kasus buliran air pada permukaan wadah minuman yang dikeluarkan dari sebuah lemari pendingin-tentunya ketika minuman tersebut dibiarkan diudara terbuka. Lalu mengapa bisa terjadi seperti itu? Ketika suatu minuman yang mempunyai temperature sangat rendah dibiarkan dalam keadaan temperature lingkungan, interaksi termal akan terjadi antara udara sekitar dengan minuman tersebut. Udara sekitar akan melepas kalor keminuman, pelepasan kalor ini menjadikan perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dengan mudah dapat kita amati, buliran air di permukaaan wadah minuman yang tiada lain berasal dari udara yang mengalami proses pengembunan. Sementara itu, disisi yang berbeda minuman akan menyerap kalor dari udara sehingga temperaturnya naik.

Kalor: Menaikkan Suhu atau Mengubah Wujud

Add Comment
Bagaimana peran kalor dalam menaikkan suhu benda atau mengubah wujud zat? Pertanyaan ini, tentunya, tidak asing ditelinga siapapun. Konsep kalor sangat dekat dengan kehidupan manusia. Energi yang muncul akibat perbedaan suhu ini, menjadi sangat aplikatif dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh, dalam proses memasak makanan, selalu dibutuhkan kalor meskipun kalor tersebut dapat berasal dari sumber yang berbeda. Tentunya, pada kesempatan kali ini, akan diperkenalkan konsep kalor dalam pengaruhnya terhadap menaikkan suhu benda atau mengubah wujud suatu zat, misalnya perubahan wujud dari padat ke cair (melebur). Setelah memahami konsep, beberapa contoh soal dan pembahasan akan ditunjukkan sebagai upaya dalam memberikan pemahaman lebih dalam mengenai konsep kalor.

Pemuaian zat

Add Comment
Bagaimanakah konsep pemuaian zat (pemuaian panjang, pemuaian luas, pemuaian volume)? Pada kajian kali ini, kita akan membahas tentang pemuaian zat. Konsep pemuaian tidak akan terlepas dengan konsep materi atau zat. Zat atau materi pada dasarnya dibagi menjadi tiga jenis yaitu padat, cair, dan gas. Pemuaian itu sendiri dibagi kedalam tiga jenis yaitu pemuaian zat zat padat, pemuaian zat cair, dan pemuaian gas. Setiap materi tersebut akan mengalami perubahan jarak antar molekulnya ketika terjadi perubahan suhu, baik itu menjadi lebih rendah atau lebih tinggi. Ketika suatu zat mengalami perubahan panjang, luas, dan volume akibat perubahan suhu, zat tersebut dikatakan mengalami pemuaian. Untuk lebih singkatnya pahamilah penjelasan beberapa konsep di bawah ini yang dilengkapi dengan contoh soal dan pembahasan.

Fisika Gampang Asyik dan Menyenangkan

Add Comment
Fisika memang tidak gampang asyik dan menyenangkan. Buktinya, banyak siswa yang tidak menyukai pembelajaran fisika tidak seperti mata pelajaran lain seperti kimia atau biologi yang banyak siswa sukai. Beberapa penelitian dalam bidang pendidikan fisika menunjukkan pula bahwa fisika adalah salah pelajaran yang tingkat disukainya paling rendah, terutama bagi kalangan perempuan. Lalu, apa yang menjadi dasar permasalahan ini sehingga fisika tidak tampak gampang, asyik, dan menyenangkan. Beberapa hal yang menurus penulis sangat mempenagruhi adalah:

Kualitas desain pembelajaran
Jika pernah melihat pembelajaran fisika yang dilakukan di MIT (cek di youtube), fisika menjadi sangatlah menarik karena setiap pembelajaran selalu dihadapkan pada fenomena yang kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya, pelajaran fisika ditunjukkan melalui demontrasi yang berkaitan erat dengan konsep yang akan dipelajari. Beberapa pembelajaran juga menampilkan fenomena yang seolah-oleh berbanding terbalik dengan logika sehari-hari. Desain pembelajaran inilah yang akan menjadikan proses pembelajaran fisika menjadi sangat menarik untuk dilakukan bersama siswa. 

Pembahasan SBMPTN Fisika 2018

Add Comment
Bagaimanakah penampakan soal SBMPTN fisika 2018? Menaklukan soal SBMPTN dengan keyakinan tinggi merupakan harapan setiap siswa. Terlebih lagi jika dapat menaklukan soal SBMPTN Fisika karena sebagian besar siswa menyerah terlebih dahulu ketika ketemu soal fisika. Tidak hanya sekedar berlatih soal, pemahaman konsep pun dituntut untuk menyelesaikan soal SBMPTN fisika ataupun materi lain. Hal ini sangat wajar karena jenis soal SBMPTN sangat berbeda jauh dengan soal UN fisika. Jika soal UN lebih menekankan pada ingat rumus semata kemudian menerapkan semua besaran yang diketahui, soal dapat diselesaikan dengan mudah. Sebaliknya, soal SBMPTN lebih menekankan pemahaman terlebih dahulu, kemudian eksekusi terhadap permasalahan dilakukan setelah paham bagaimana seharusnya soal tersebut dikerjakan. Tetapi janganlah takut bahwa tidak semua soal SBMPTN fisika mempunyai kesulitan tinggi, sekitar 30 persen dari total soal fisika dikategorikan mudah, atau lebih mirip dengan soal UN fisika. 

Suhu dan Termometer

Add Comment
Pada artikel ini kita akan mengkaji mengenai suhu dan termometer. Secara lebih rinci akan dijelaskan pengertian suhu, rumus suhu (mengkonversi suhu), dan penerapan azas black dalam permasalahan fisika SMA. Dalam artikel ini tentunya tidak akan dibahas mengenai prinsip kerja temometer manual atau digital, apalagi harga termometer.

Bola Langit

Add Comment
Pada artikel ini, kita akan membicarakan mengenai bola langit. Beberapa bagian pada bola langit seperti kutub langit selatan, kutub langit utara, ekuator langit, dan polaris akan dijelaskan secara singkat.