Seri Dua UN Fisika 2015

Pada seri dua ini, pembahasan soal UN fisika 2015 masih berkutat mengenai mekanika. Konsep mekanika yang diujikan meliputi Gerak Lurus Berubah Beraturan, Gerak Parabola, Hukum Kekekalan Energi, dan Usaha-Energi. Khusus untuk konsep gerak lurus, akan lebih mudah ketika menuliskan semua besaran yang diketahui. Pada beberapa soal dengan tingkat kesulitan sedang atau tinggi, besaran yang ingin diketahui bergantung pada besaran lain yang harus ditentukan. Tetapi pada soal UN, kondisi ini jarang sekali terjadi.

Sama seperti pembahasan seri satu, setiap pembahasan akan diikuti dengan pemahaman untuk berlatih soal. Soal yang memiliki konsep yang sama dengan besaran yang ditanyakan berbeda disajikan dalam setiap pembahasan. Soal ini dipersiapkan sebagai bahan belajar dalam mempersiapkan soal UN fisika 2018. Pada akhirnya, pemahaman konsep yang disajikan menjembatani untuk mengaplikasikan konsep tersebut dalam permasalahan dengan tujuan utama dari proses ini adalah memberi kesempatan berlatih. Untuk mempersiangkat waktu, simaklah beberapa contoh soal dan pembahasan UN fisika 2015 berikut ini.



Kaji-6: Tiga buah motor yang bergerak lurus berubah beraturan secara bersamaan dengan kecepatan yang berbeda-beda seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Jika ketiga motor menempuah jarak yang sama, tentukan kecepatan awal P dan kecepatan akhir Q!

Jawab: 
Tinjau benda A untuk menghitung jarak tempuhnya.


Tinjau benda B untuk menghitung P.


Tinjau benda C untuk menghitung Q.


Latih-6: Sebuah kendaraan bermotor mempunyai laju awal 72 km/jam dipercepat dalam waktu 10 detik sehingga kecepatannya menjadi 144 km/jam. Tentukan jarak yang ditempuh kendaraan bermotor tersebut!

Kaji-7: Seorang pemain bola menendang bola dengan kecepatan awal 6 m/s dengan sudut elevasi 45 sehingga lintasannya berbentuk parabola (g=10 m/s/s). Tentukanlah jangkauan maksimum bola tersebut!

Jawab:
besaran yang diketahui.


Jangkauan maksimum dapat dihitung dengan persamaan berikut ini.


Latih-7: Seorang pemain bola menendang bola dengan kecepatan awal 6 m/s dengan sudut elevasi 45 sehingga lintasannya berbentuk parabola (g=10 m/s/s). Tentukanlah ketinggian maksimum bola tersebut!

Kaji-8: Perhatikanlah gambar di bawah ini.
Balok meluncur pada bidang miring kasar dengan kemiringan 30 derajat. Jika percepatan gravitasi 10 m/s/s dan kecepatan di dasar balok adalah 4 m/s. Tentukan besar gaya gesek yang dialami balok!

Jawab:
Besaran yang diketahui.

Gunakan teorema usaha oleh gaya gesek sama dengan perubahan energi mekanik sistem.

Latih-8: Sebuah balok meluncur pada sebuah balok dengan kemiringan 30 derajat, dengan ketinggian bidang miring 4m. Jika gaya gesek yang bekerja pada benda 4N, tentukanlah kecepatan balok di dasar bidang miring!

Kaji-9: Perhatikanlah gambar di bawah ini. Tiga buah pegas mempunyai konstanta yang identik masing-masing 50 N/m dan massa beban M adalah 0.5 kg. Tentukan pertambahan panjang pegas tersebut!

Jawab:
Besaran yang diketahui.

Dua pegas atas terpasang sejajar jadi rangkaiannya paralel.

Pegas tersebut sekarang terangkai seri dengan pegas paling bawah.

Pertambahan panjang pegas dapat dihitung dengan hukum hooke:

Latih-9: Perhatikanlah gambar sama seperti kaji-9. Tiga buah pegas mempunyai konstanta yang identik masing-masing 50 N/m dan massa beban M . Jika pertambahan pegas adalah 60 cm, tentukan massa beban M tersebut!

Kaji-10: Pada musim dingin di Swedia diadakan lomba lomba ski es dipegunungan. Pemain ski meluncur dari ketinggian A yang tingginya 50 m seperti pada gambar di bawah ini. (orang diganti dengan balok).

Tentukan kecepatan pemain ski dititik B!

Jawab:
Besaran yang diketahui.


Secara sistematis permasalahan ini dapat diselesaikan dengan hukum kekekalan energi mekanik.




Kaji-10: Pada musim dingin di Swedia diadakan lomba lomba ski es dipegunungan. Pemain ski meluncur dari ketinggian 100 m. Pada ketinggian tertentu pemain ski mempunyai kecepatan 10√10 m/s .Tentukan ketinggian pemain ski saat itu!


Post a comment